Blogger Widgets

Selasa, 25 Maret 2014

Menggali Kekuatan Dalam Diri

Siapa yang tak ingin punya kekuatan? Selama ini kita mengasosiasikan kekuatan dengan harta dan materi, jabatan, kekuasaan atau keahlian. Menurut Hukum Sebab-Akibat (The law of cause and effect) pengertian kekuatan di atas lebih banyak mengarah pada pengertian kekuatan sebagai akibat dari pada sebuah sebab. Kepemilikan materi adalah akibat, karena tidak ada orang yang lahir dengan materi. Jabatan adalah akibat karena jabatan tidak pernah mendatangi seseorang kecuali setelah kita memiliki alasan untuk menerima jabatan (kehormatan). Keahlian pun akibat karena tidak semua orang yang punya ilmu atau punya pengalaman bisa dikatakan ahli kecuali setelah ada usaha mensinergikan keduanya. Jadi, jika ada akibat, pastilah ada sebabnya. Lalu apakah atau siapakah yang layak menjadi sebab itu? Jawabannya adalah, kekuatan diri…
Kekuatan diri adalah kekuatan yang lahir dari dalam diri pribadi kita. Kalau menurut pengalaman sejumlah orang berprestasi di bidangnya dan pendapat para pakar SDM, kekuatan diri ini bisa bermacam-macam bentuknya tetapi mengacu pada sebuah poin penting berikut ini.

Arnold Schwarzenegger menyimpulkan bahwa kekuatan itu tidak didapat dari kemenangan (winning) misalnya saja kekuasaan, kekayaan atau keahlian tetapi dari perjuangan meraih kemenangan itu. “Ketika kamu terus berjuang melawan rintangan dan bersumpah tidak akan menyerah, maka itulah kekuatan”. Kalau kita menang lalu kemenangan itu akan membuat kita kuat, tentu ini sudah pasti, tetapi adakah kemenangan yang diraih oleh lemahanya perjuangan?

Perjuangan (baca: Usaha) akan membuat orang dari yang semula bukan apa-apa berubah menjadi apa-apa; mengubah seseorang dari yang semula tidak memiliki apa-apa menjadi memiliki apa yang diinginkan. Sebaliknya tanpa kekuatan dan perjuangan akan membuat orang yang semula memiliki, berubah menjadi tidak memiliki; mengubah orang yang semula ‘menjadi’ ke tidak menjadi.

Kekuatan diri juga mengacu pada kekuatan keputusan hidup. Semua orang pada dasarnya sudah mengambil keputusan untuk hidupnya dan sepanjang hidupnya. Tetapi, ada keputusan yang mencerminkan kekuatan diri dan ada pula keputusan yang mencerminkan kelemahan. Keputusan yang pertama adalah keputusan yang lahir dari dalam diri kita dengan kesadaran bahwa kita sedang memutuskan sesuatu; dengan pemahaman bahwa keputusan yang kita ambil tidak bertentangan dengan aspek ke-diri-an kita, kemampuan kita dan arah hidup yang kita tuju. Lao-Tzu menyimpulkan bahwa orang yang sudah menang melawan dirinya (baca: bisa menyuruh dan melarang) adalah orang yang punya kekuatan.Sementara keputusan yang kedua adalah, keputusan yang didapat dengan cara menerima semua pendapat orang lain ATAU menolak semua pendapat orang lain. Menerima seluruhnya
adalah kelemahan sedangkan menolak seluruhnya adalah kekerasan-kepala (stubborn) yang juga cermin dari kelemahan.

Menerima dan menolak seluruhnya adalah cerminan dari keputusan yang bukan dengan kesadaran dan pemahaman dari dalam melainkan ikut-ikutan pada tawaran (stimuli) dari luar tanpa proses pengolahan di dalam, atau bisa jadi karena impulsivitas emosi. Sehingga, ketika keputusan itu dijalankan, perbuatan yang dilahirkan oleh keputusan itu biasanya bukanlah aksi (tindakan atas dasar niat) tetapi reaksi (tindakan tanpa niat).
Kekuatan diri juga bisa berbentuk tanggung jawab untuk mengambil, memilih dan melaksanakan tugas-tugas yang diperlukan untuk menjadi penyebab (sumber solusi) bagi diri kita. Memang, manusia lahir sebagai akibat dari kreativitas Tuhan. Namun kita pun diberi tugas untuk mengubah keadaan kita yang awalnya “hanya” sebagai akibat, menjadi sebab.

Sebenarnya, kita sudah diberi kemampuan untuk menjadikan tugas sebagai sebab, namun kemampuan itu masih bersifat laten (tidak actual/termanifestasikan). Kita sendiri yang harus menggali, mengasah dan mengembangkan kemampuan yang ada (potensi, prestasi, keahlian, ketrampilan), yang sejauh ini masih bersifat latent.

Agar kita tidak terlalu lama “menganggur” dan jadi “passive” dalam status “akibat”, adalah dengan
mengubah paradigma berpikir kita, dan memperbaharui pemahaman diri – bahwa kita adalah penyebab. Konsekuensinya, kita harus makin bertanggung jawab pada hidup dan diri kita sendiri, karena kitalah yang menginginkan hidup ini menjadi lebih baik. Besar-kecilnya rasa tanggung jawab seseorang terhadap perubahan status hidupnya, dari akibat menjadi penyebab – akan menentukan besar-kecilnya aksi serta usaha yang dikeluarkan untuk meraih prestasi. George Washington Carver menyimpulkan bahwa 99 % kegagalan, justru berasal dari sikap mental kita yang membiarkan diri ber-status “akibat”.
Selama kita tidak pernah mengaktifkan potensi itu menjadi prestasi atau pun kemampuan aktual, selama itu pula kita tidak akan pernah tahu kelebihan kita. Seperti yang dikatakan oleh Martina Grim bahwa kreasi yang kita hasilkan, sesungguhnya merupakan materi yang menunjukkan siapa diri kita. Selama kita menyalahkan orangtua, lembaga, atau lingkungan sebagai penyebab kelemahan kita, selama itu pula kita tidak pernah berusaha untuk memperkuat diri. Kathy Simmons dalam “EQ: What Smart Managers Know” (Executive Update: 2001) menyimpulkan bahwa kekuatan diri, akan selalu dibangun di atas keahlian dan kecerdasan emosional. Oleh sebab itu, manusia sebaiknya bersikap proaktif dalam menyambut dan mengambil tanggung jawab demi mengubah keadaan diri sendiri, dari sumber persoalan – menjadi sumber solusi.

Proses Belajar

Ada beberapa strategi yang mungkin sekali dapat kita pilih sebagai cara untuk menambah kekuatan diri, yaitu:

Learning to be

Kalau materi adalah kekuatan, keahlian adalah kekuatan atau jabatan adalah kekuatan, maka semua itu benar dan semua itu sudah diketahui oleh hampir setiap orang. Tetapi, hanya sedikit orang yang tahu, apa yang membuat diri kita memiliki kekuatan internal yang diinginkan. Memang, “memiliki” (to get – to have) adalah keinginan umum semua orang - sementara, “menjadi” belum tentu keinginan semua orang. “menjadi” atau to be, adalah sebuah keinginan spesifik untuk mewujudkan apa yang sesuai dengan kesejatian diri kita.
Charles Handy pernah menulis yang isinya antara lain menyayangkan mengapa sebagian besar orang mengedepankan cara berpikir untuk memiliki lebih dulu (to get / to have), bukannya “menjadi” (to be) lebih dulu. Tidak berarti salah, tetapi memiliki itu lebih banyak bernuansa “akibat” yang diciptakan oleh “sebab”. Berpikir untuk “Memiliki” (to get/to have) bersumber dari pendekatan hidup yang memposisikan kekuatan eksternal sebagai Sebab yang berarti diri kita adalah Akibat. Jadi, dalam konteks demikian, diri kita menjadi peserta pasif dalam hidup kita sendiri, bukan lah pelaku atau sebab, melainkan obyek penderita – alias akibat.
Pendapat di atas rasa-rasanya sudah klop dengan ajaran leluhur kita yang mengutamakan cita-cita (willing to be) lebih dulu. Hampir semua orangtua sudah terbiasa menanamkan semangat untuk “menjadi” (to be) lebih dulu kepada putera-puterinya ketimbang semangat untuk “memiliki” (to get/to have). Dari tipikal kehidupan masyarakat yang demikian ini, seharusnya sebagian besar dari kita dipastikan sudah mempunyai gambaran mental untuk menjadi (to be). Persoalan bahwa ada gambaran mental yang masih cocok dan ada yang meleset sama sekali, atau ada yang belum cocok, tentu ini urusan lain alias tergantung pilihan kita dan proses-proses kehidupan yang akan kita lalui: bisa diperkecil, disesuaikan, diperjuangkan, di-break-down, dilanjutkan dan seterusnya.

To know

Untuk “menjadi” menurut apa yang kita inginkan, jelas bukan gratis tetapi membutuhkan cakupan pengetahuan yang disyaratkan oleh hukum alamiah dan tatanan ilmiah yang sifatnya sangat spesifik, yaitu : tergantung pada pilihan kita (depend on our own choice). Bagaimana agar kita mengetahui apa yang dibutuhkan untuk bisa merealisasikan proyek-proyek pengembangan diri kita untuk “menjadi” ? Ada beberapa cara :
•     Mengetahui diri kita (self-knowledge): keinginan / peluang kemampuan / kekuatan, hambatan dan kelemahan
•     Mengetahui situasi dan kondisi, tuntutan dan tantangan yang akan, perlu dan harus dihadapi sebagai konsekuensi dari pilihan yang kita ambil untuk “menjadi”
•     Mengetahui beberapa alternative cara yang disajikan oleh berbagai pengetahuan dan pengalaman kita untuk menjadi seperti apa yang kita inginkan.
Pengetahuan menyeluruh dan spesifik tentang aspek diri, kita akan membuat kita tahu tentang hal yang penting dan yang tidak penting bagi kita. Kalau kita menyimpulkan gelar akademik itu tidak penting tetapi keinginan kita untuk “menjadi” (to be) secara riil mensyaratkan adanya gelar itu, berarti pemahaman kita belum akurat.

To Do

Dalam hal kekuatan, unsur mendasar dalam melakukan adalah kecocokan. Melakukan asal melakukan (ber-aktivitas harian) sudah dijalani oleh semua orang, tetapi sedikit orang yang menjalankan apa yang memang cocok dengan pengetahuan dan keinginan – sesuai dengan tujuannya untuk “menjadi”. Melakukan seperti ini jelas membutuhkan rumusan tujuan (goal), sasaran kecil (target) dan perencanaan beraksi (action plan) yang fleksibel dan kokoh sehingga kita tidak terjebak dalam praktek yang menjadikan aktivitas sebagai tujuan.
Menjadi (To be), Mengetahui (To know), dan Melakukan (To do) adalah tiga elemen yang punya relevansi tinggi dengan kadar perjuangan, bobot keputusan ber-aksi, dan kadar tanggung jawab. Tinggi-rendahnya keinginan kita untuk “menjadi” berhubungan dengan tinggi-rendahnya daya juang kita mengalahkan tantangan. Keinginan (standar prestasi) yang rendah akan menggoda kita untuk melihat tantangan kecil menjadi besar dan sebaliknya keinginan yang tinggi akan memberikan pil “ketidakrelaan” kalau kita sampai dikalahkan oleh tantangan kecil maupun besar.
“Mengetahui” (to know) punya hubungan dengan keputusan untuk bertindak (decision to do). Seperti kata Bob Proctor dalam buku The Secret “Segala sesuatu yang datang ke dalam hidup Anda ditarik oleh Anda ke dalam hidup Anda. Dan segala sesuatu itu tertarik ke Anda oleh citra-citra yang Anda pelihara dalam benak. Oleh apa yang Anda pikirkan” Dengan menjalankan keputusan menurut apa yang dijabarkan oleh pengetahuan yang kita dapatkan dari konsep dan praktek, akan membuat keputusan itu bergerak maju (beraksi), dari dalam ke luar, bukan hanya aktivitas, kesibukan dan gerakan yang tidak jelas arahnya (reaksi).
“Melakukan” (to do) punya hubungan dengan kemampuan kita menjawab (tanggung jawab). Aksi seseorang tidak lahir dari pemikiran, tetapi lahir dari kesediaan untuk menjawab tanggung jawab atas dirinya”, begitulah kata Dietrich Bonhoeffer. Tanggung jawab adalah aksi yang bisa melahirkan solusi, kalau tidak seluruhnya ya sebagiannya atau minimalnya tidak menambah jumlah problem.
Sekarang terserah Anda sendiri bagaimana Anda bisa menggali kekuatan dari dalam diri Anda sendiri sebab semuanya berpulang dari, untuk dan oleh Anda….!

Sabtu, 22 Maret 2014

Cara men-setting Jaringan Wireless Ad Hoc di Windows XP

adhoc
Apakah anda tahu bahwa Anda bisa me-setup jaringan Wireless Adhoc untuk menshare koneksi internet di rumah tanpa harus menggunakan router atau switch?? Tentu saja anda bisa. Anda juga bisa menggunakannya untuk men-share file atau printer antara 2 atau lebih komputer dengan jaringan wireless. Perlu diketahui bahwa Anda bisa mempunyai 9 jaringan, dimana komputer bisa mengirimkaan data secara langsung satu sama lain.
Kelemahan dari jaringan ini adalah jangkauannya yang terbatas. Anda akan perlu router wireless atau akses poin untuk jangkauan jaringan wireless yang lebih luas.

Alokasi Alamat IP

Anda bisa mengalokasikan alamat IP untuk setiap komputer yang masuk ken jaringan Ad-hoc wireless. JIka Anda menggunakan 3 komputer, Anda bisa dengan mudah meng-assign 192.168.0.1192.168.0.2,192.168.0.3 ke masing-masing komputer dengan netmask 255.255.255.0.
Catatan : Jika Anda mempunyai Internet Connection Sharing yang di-enable pada host komputer, Anda bisa men-setup komputer klien untuk mendapat alamat IP secara otomatis, kemudian komputer-komputer tersebut akan bisa mengakses ke Internet.
Konfigurasi yang dibutuhkan tidaklah rumit. Untuk membuat jaringan wireless ad hoc, tiap wireless adapter cukup di setting menjadi Mode Ad Hoc (mode standart adalah infrastructure mode).
OS : Windows XP
Cara mensetting laptop utama.
  • Klik Start> Control Panel> Network Connections.
  • Klik kanan pada wireless network connection, lalu klik Properties
ad-hoc1
  • Pada Wireless Network Connection Properties, klik tab Wireless Networks
  • Klik Add pada bagian Preferred networks
ad-hoc3
  • Selanjutnya isilah Network Name (SSID) untuk jaringan yang akan anda buat
  • Jangan lupa untuk mencentang check box This is a computer-to-computer (ad hoc)network: wireless access point are not used
  • Anda juga dapat membubuhkan WEP Password agar koneksi anda aman.
ad-hoc4e
  • Klik OK dan OK lagi untuk menyimpan konfigurasi anda.
Cara mensetting laptop lainnya.
Windows XP otomatis akan mendeteksi jika ada Wireless Network yang aktif
ad-hoc2-1e
  • Klik kanan pada icon Wireless Network yang berada pada taskbar, lalu klik View Available Wireless Networks.
ad-hoc2-2e
  • Wireless Network Connection akan menampilkan list SSID wireless anda. Klik SSID wireless anda lalu klik Connect.
gambaradhoc6
    Jika pada laptop utama ada anda bubuhkan WEP Password maka windows XP meminta anda untuk mengisi password sebelum anda terkoneksi ke jaringan ad hoc anda.
    update:
    Windows XP yang tidak mempunyai DHCP Server service membuat user harus membuat IP secara manual, baik yang broadcast maupun client yang melakukan koneksi.
    Pada kasus dilapangan… Ad Hoc Connection ini satu buah ad hoc service bisa menampung multi user (tidak hanya 1 user)

    Cara Menginstall Linux Ubuntu Server 8

    Berikut ini adalah langkah-langkah menginstall Linux Ubuntu Server versi 8.

    Pertama,  hal-hal yang perlu siapkan:
    - CD/DVD Linux Ubuntu Server v 8
    - Seperangkat Alat komputer (Saya sarankan jangan menginstall komputer warnet! hoho!)

    1.  Hidupkan Komputer,
    2.  Masuk ke BIOS, ubahlah boot sequence menjadi CD/DVD.
    3.  Save and Exit. Lalu masukkan disc ubuntu server.
    4.  Halaman yang pertama ditapilkan adalah pilihan Language. Pilih English 
    5.  Kemudian pilih Install Ubuntu Server 
     6.  Kemudian ada pilihan Choose Language, pilih English 
    7.  Choose a country , teritory or area? pilih Indonesia 
    8.  Detect Keyboard Layout? pilih No 
    9.  The Origin Of The Keyboard? pilih USA 
    10. Keyboard Layout? pilih USA 
    11. Saat Configure DHCP, cepat pilih Cancel 
    12. Kemudian pilih Continue 
    13. Kemudian pilih Configure Network Manually 
    14. Masukkan IP address
    15. Masukkan Netmask
    16. Masukkan Gateway
    17. Masukkan Name Server Address

    18. Masukkan Hostname
    19. Masukkan Domain
    20. Configure The Clock? pilih Jakarta 
    21. Partition Disk: pilih Guided - use entire disk 
    22. Select Disk to Partition? pilih nama harddisk anda.
    23. Write Changes To Disks? pilih Yes 
    24. Isikan Fullname For the New User 
    25. Isikan Username for your account  *Perlu Diingat*

    26. Masukkan Password *Perlu Diingat dan jangan anda isikan tanggal lahir anda! koyo ngisi password nang Fb wae! hoho! Just Kid!!*
    27. Masukkan Password lagi
    28. HTTP proxy information? kosongkan 
    29. Choose Software to Install. Cara memiih menggunakan Spacebar!
    30. Disk akan keluar, dan Akan muncul Installation Complete? Pilih Continue 
    31. Masuk ke bios, ubah first boot menjadi Harddisk. Kemudian Save and Exit.
    32. Anda Senang?? haha! Saya sarankan anda jangan merasa senang dahulu, ini belum selesai!!
    33. Setelah komputer starting up. akan ada perintah untuk login. Login lah dengan username dan password yang telah anda isi. (Lihat langkah ke 24-27) dan bagaimana jika anda lupa dengan password dan username anda tadi?? Install uang lagi, mulailah dari awal.! Salae dikon ngeling2 password karo username wegah!
    34. ketikkan "sudo passwd" ini gunanya adalah untuk mengaktifkan password Root.
    35. [sudo] password for *username*: Anda isikan password account anda. 
    36. Enter new UNIX password :  Anda isikan password untuk root
    37. retype new UNIW password: ketikkan password lagi.
    38. Jika Ada tulisan "passwd: password update successfully", maka password untuk root sudah aktif, namun jika ada tulisan "sorry, password do not match" itu artiya anda tidak tepat dalam memasukkan password, ulang dari langkah ke 36.
    39. Jika sudah ketik "exit"
    40. Login dengan username root dan masukkan passwordnya.

    Selasa, 18 Maret 2014

    Membuat Jaringan WiFi Ad Hoc Windows 7

    Jaringan WiFi adalah teknologi jaringan wireless  (jaringan komunikasi yang tidak memerlukan kabel) yang saat ini banyak digunakan untuk membuat jaringan kecil hingga besar.  Selain menggunakan WiFi, media yang dapat digunakan pada jaringan wireless ini diantaranya adalah Bluetooth, Infrared Data Association (IrDA) dan HomeRF.


    Menurut wikipedia, pengertian WiFi yang merupakan singkatan dari Wireless Fidelity ini adalah sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g dan 802.11n yang mempunyai data rate up to 300Mbps (downlink) and 150Mbps (uplink).

    Lalu Apa itu Jaringan Wifi Adhoc?
    Jaringan WiFi Ad hoc  adalah mode jaringan WiFi yang memungkinkan dua atau lebih device (komputer atau router) untuk saling berkomunikasi satu sama lain secara langsung (dikenal dengan istilah peer to peer) tanpa melalui Central Wireless Router atau Acces Point (AP). Sedangkan jaringan WiFi yang menggunakan sebuah Acces Point Router untuk menghubungkan antara semua client dengan sumberdaya jaringan lainnya disebut jaringan WiFi mode  Infrastructure.

    wireless ad hoc diagram

    Bagaimana membuat jaringan WiFi Ad Hoc di Windows 7
    Dalam artikel kali ini saya akan mencoba membuat sebuah jaringan WiFi Ad Hoc pada laptop yang menggunakan sistem operasi Windows 7. Caranya sangat mudah yaitu sebagai berikut:

    1. Jangan lupa aktifkan terlebih dahulu WLAN pada laptop.
    2. Klik tombol Windows Start, pada kolom Search programs and files ketik: adhoc kemudian enter.
    3. Jendela Setup Ad Hoc Network akan terbuka, klik Next untuk melanjutkan
      setup wireless wifi adhoc
    4. Pada kolom Network name isi dengan nama yang akan kita gunakan sebagai SSID, contohnya:catatanteknisi, Pilih mode security; WEP, WPA2-Personal atau Open. Isi Security key isi dengan password misalnya password, centang pilihan Save this network, kemudian klik Next
      network and security option wifi ad hoc
    5. Setelah muncul jendela The catatanteknisi network is ready to use, klik Close
    6. Cek koneksi WiFi dengan mengklik icon wireless pada taskbar sebelah kanan, akan terlihat statuscatatateknisi - Waiting for users.
      status client wifi ad hoc
    Seting jaringan WiFi Ad Hoc di Windows 7 sudah selesai, selanjutnya kita dapat menggunakan laptop lain atau komputer dengan usb wireless agar terkoneksi dengan "jaringan catatanteknisi" yang telah kita buat tersebut. Apabila ada user (laptop lain) yang connect ke jaringan ini, maka status WiFi pada langkah no 5 akan berubah menjadi Connected.

    Demikianlah cara membuat jaringan WiFi Ad Hoc di Windows 7 apabila komputer kita sudah terhubung dengan jaringan ad hoc yang telah dibuat, maka kita bisa saling bertukar data atau sekedar maen game. Sebagai catatan performance jaringan Ad Hoc akan turun secara drastis dengan bertambahnya jumlah komputer. Artikel selanjutnya akan membahas tentang cara sharing internet dengan jaringan wifi ad hoc.

    cara Membaca karakter dan sifat seseorang dari wajah...

    Berikut karakter dan sifat yang dapat diungkap dari wajah anda;

    1. ALIS
    - Dapat menunjukkan pola pikir anda.
    - Bila anda memiliki alis dengan pangkal tebal lalu menepis di ujung menunjukkan anda sangat berbakat dalam memulai proyek-proyek baru.
    - Alis yang dimulai dengan pangkal tipis dan berakhir dengan ujung lebih tebal menunjukkan orang yang berbakat mengikuti detail.
    - Jika alis anda tebal berarti menunjukkan kekuatan intelektual
    - Bila anda memiliki alis tipis tipis menunjukkan intensitas mental.
    - Bentuk alis yang lurus menunjukkan bahwa anda adalah orang yang baik, estetis tapi jika jaraknya terlalu dekat ke mata.
    - Bila alis anda terlalu tebal berarti anda adalah orang yang mudah marah dan tidak sabar.
    - Alis yang agak menunjuk ke telinga memberi arti bahwa anda adalah orang yang senang sikap ramah.
    2. TELINGA
    - Menunjukkan bagaimana anda merancang realita dan bagaimana anda bereaksi secara tidak sadar terhadap hal-hal di sekitar anda.
    - Bila telinga anda panjang maka menunjukkan bahwa anda memiliki kemampuan mendengarkan yang luar biasa.
    - Jika telinga anda ukurannya sedang maka menunjukkan keluwesan dalam mendengarkan.
    - Tetapi jika telinga anda pendek maka menunjukkan kecenderungan bukan hanya mengumpulkan informasi tapi juga memperhatikannya secara serius.
    - Bentuk telinga anda yang menyudut ke dalam biasanya berarti anda mudah menyesuaikan diri.
    - Sedangkan telinga yang menyudut ke luar menunjukkan bahwa anda ragu mengikuti aturan masyarakat.
    - Untuk telinga anda yang letaknya lebih tinggi dibandingkan alis maka menunjukkan bahwa anda orang yang ingin berprestasi tinggi.
    3. HIDUNG
    ü Menunjukkan bagaimana anda mengelola uang dan apa yang membuat anda beda sebagai pekerja.
    ü Hidung pendek menunjukkan bakat kerja keras.
    ü Hidung panjang menunjukkan ketrampilan perencanaan dan strategi yang istimewa.
    ü Hidung lurus menunjukkan sistematis.
    ü Hidung melengkung mengungkapkan kreativitas.
    ü Hidung berjendul menunjukkan pekerjaan anda maju mundur.
    ü Hidung besar menunjukkan kemampuan mencari uang.
    ü Jika lubang hidung lebih tertutup daripada terbuka, orang ini berkemungkinan lebih besar mempertahankan kekayaannya.
    4. MULUT
    - Untuk ekspresi diri .
    - Bentuk bibir penuh, pintar membuat percakapan jadi terbuka lebar dan bisa mengungkapkan sesuatu yang memalukan.
    - Bibir yang tipis menunjukkan bahwa anda lebih pintar dalam menyimpan rahasia pribadi.
    - Bibir yang pendek dapat menunjukkan bahwa anda lebih menyukai percakapan satu arah.
    - Anda memiliki bibir yang panjang maka menunjukkan bahwa kemampuan bicara dengan banyak orang.
    - Bila anda memiliki bibir penuh dan cuping telinga besar dapat menunjukkan bahwa anda adalah orang yang sangat sensual.
    - Bibir atas yang tipis menunjukkan orang yang kurang afeksi sedangkan bibir bawah lebih penuh menunjukkan menerima tantangan.

    5. DAGU DAN RAHANG
    -Secara bersama-sama atau terpisah bisa mengungkapkan etika, kemampuan membuat keputusan serta cara mengatasi konflik. Rahang yang lebar dapat menunjukkan bahwa anda cenderung lebih fisik daripada mental. Begitu juga sebaliknya jika rahang anda sempit. Sedangkan dahi tinggi menunjukkan pemikir sedangkan dahi bulat menunjukkan idealistis.

    Hati-hati, ada baiknya anda berhati-hati dengan orang yang memiliki bibir atas yang menonjol keluar ke atas bibir bawah terutama jika bibir atasnya tipis. Karena orang seperti ini kemungkinan mempunyai sifat mencari mangsa.
    Anda juga harus waspada dengan orang yang memiliki wajah berhidup luar biasa lancip dan menurun, bibir hampir tidak terlihat, mata kecil dan tulang pipi tinggi dengan sedikit daging. Karena orang yang memiliki bentuk wajah ini memiliki sifat yang kejam.

    Beragam Tipe Wajah

    1. Wajah tanah
    Bentuk wajah persegi pendek dengan garis rahang menonjol, kulit pucat, kulit tebal, dan suara berat. Tipe ini memiliki kemampuan untuk bersikap diam dan membangun bangun kehidupan yang solid. Umumnya bersifat praktis, gigih, berhati-hati dengan uang dan dapat menyimpannya nya dengan baik.

    2. Wajah kayu
    Bentuk wajah dan hidung panjang, dahi tinggi, pipi sempit. Mata memiliki pandangan lembut, rambut dan alis mata tidak tebal dan kaku. Tipe ini memiliki energi pertumbuhan, memiliki visi masa depan yang jelas, dan mampu membuat perencanaan yang bagus. Tipe ini bila tidak bisa menyelesaikan masalahnya akan mudah mengalami gangguan, frustrasi, dan keraguan.

    3, Wajah api
    Memiliki bentuk wajah panjang, tetapi tulang pipi besar atau menonjol, dagu lancip, dahi lebih lancip daripada tipe kayu. Rambut keriting dan berwarna kemerah-merahan. Bicara dan gerak tubuhnya cepat. Elemennya membawa kehangatan dan antusiasme dalam hal kepribadian. Mempunyai kemampuan memberi inspirasi dan membuat orang lain "terbakar".
    Tipe ini orang yang aktif dan menyukai dunia luar, berorientasi tujuan, memiliki langkah yang cepat dan seorang petualang sejati.

    4. Wajah logam
    Wajahnya berbentuk oval dengan jarak antarmata lebar, tulang pipi menonjol, dan warna kulit pucat. Wajah ini enak dilihat karena memiliki mata bening dan bersinar dengan banyak energi yang keluar dari matanya. Alis mata berwarna pucat, rambut umumnya lurus.
    Tipe ini umumnya suka memberi nasihat, bisa menjadi pengacara dan konselor yang baik. Logam adalah elemen pemikir karenanya tipe ini memiliki motivasi dan kemauan yang kuat. Umumnya dapat menyelesaikan masalahnya sendiri.
    Tipe ini memiliki selera humor tinggi dan kelihatan sebagai pekerja keras. Sisi buruk tipe ini seringkali teracuni oleh pemikiran negatif, mudah berhenti di tengah jalan, dan bersikap pedas. Tipe ini adalah seorang guru dan penyembuh yang baik.

    5. Wajah air
    Bentuk wajah bulat, gemuk, lembut, dan kadang dengan tubuh bulat. Mata besar dan lembut, rambut gelap atau berwarna. Orang dengan tipe ini biasanya pendiam, lembut, mudah terbawa oleh sensasi dan rentan terhadap tarikan emosi. Tipe ini biasanya adalah komunikator dan pencerita yang baik.
    Tipe ini memiliki sifat sensitif dan peduli tren, baik dalam pekerjaan maupun di masyarakat. Tipe ini bisa menjadi pendengar, pemerhati, dan penasihat yang baik.

    Bentuk Wajah

    Dahi
    Licin: Tipe orang yang pemikir dan cepat mengambil keputusan.
    Berkerut: Bila kerutan yang tampak berupa garis-garis horisontal, hal ini menunjukkan orang tersebut mudah marah dan memiliki antusiasme yang tinggi.

    Mata
    Tegang: Bila terdapat bagian putih mata di antara iris atau selaput pelangi dan bagian bawah kelopak mata pada kedua mata, menunjukkan orang tersebut tertekan dan khawatir.
    Menantang: Bila bagian putih terlihat di bagian atas iris, berarti selain tertekan orang tersebut juga galak.
    Terpisah: Bila bagian putih tampak di sekeliling iris, lebih baik hindari orang ini. Soalnya, hal itu menunjukkan orang tersebut tidak stabil secara kejiwaan dan gampang marah.
    Garis-garis: Bila tampak garis-garis kecil di bagian luar mata, orang tersebut termasuk tipe yang ramah, mudah tersenyum, dan cenderung selalu merasa bahagia.

    Alis
    Alis mata dapat menjadi indikator yang menarik mengenai cara berpikir seseorang.
    Lurus: Alis mata yang horizontal menunjukkan tipe orang yang penuh dengan gagasan. Mereka senang berdebat.
    Lengkung: Bila memiliki alis mata yang melengkung, orang tersebut termasuk tipe orang yang memiliki rasa humor yang tinggi.
    Tipis: Termasuk tipe orang yang kurang percaya diri, terutama bila alis mata agak ke atas dan melengkung.
    Menyambung: Bila melihat orang dengan alis mata yang menyambung, berarti Anda berhadapan dengan seorang pemikir dan Anda dapat mengambil manfaat dengan memberikan semangat kepada mereka untuk membagi gagasan-gagasannya.

    Kelopak Mata
    Kecil: Bila jarak antara bagian atas kelopak mata dan bulumata sangat dekat, menunjukkan orang tersebut mandiri dan dapat menjaga jarak dengan orang lain.
    Lebar: Kelopak mata yang lebar merupakan tanda sang pemilik memiliki sifat tidak mandiri.

    Hidung
    Kecil: Orang yang berhidung kecil umumnya memiliki pembawaan lemah, sering tidak dapat diandalkan, dan pikirannya gampang berubah-ubah.
    Besar: Hidung besar menandakan orang yang mempunyai inisiatif, mantap, serta memiliki karakter yang kuat.
    Pesek: Hidung yang besar tetapi pesek, biasanya pembawaannya tidak kaku dengan sekelilingnya. Pragmatis, hanya percaya pada dirinya sendiri, mudah bergaul, dan berani.
    Mancung: Biasanya bersifat terus terang, kendati kadang agak pedas bila berbicara. Mengagumi diri sendiri, susah mengambil keputusan, dan peka.

    Telinga
    Kecil: Biasanya merasa tidak aman tetapi pada umumnya tahu apa yang mereka inginkan. Mereka juga termasuk jenis pekerja keras.
    Tajam: Bersifat kaku dan tidak santai.
    Telinga yang berambut: Pemiliknya bersifat cermat dan teliti. Waktu dan tenaganya habis untuk hal-hal yang tidak penting.

    Dagu & Rahang
    Rahang persegi: Bersifat keras dan memiliki kemampuan untuk membuat impian-impiannya menjadi kenyataan.
    Dagu yang menonjol keluar: Merasa dirinya penting dan selalu benar. Menurut pendapatnya, tidak seorang pun yang benar kecuali dirinya.

    Pipi
    Pipi yang bentuknya bagus: Merupakan ciri-ciri dari sifat yang cekatan, berenergi, percaya diri dan dapat menerima kesalahan orang lain.
    Lesung pipi: Selain membuat orang tersebut menjadi menarik, lesung pipi juga merupakan simbol keserasian dari pemiliknya.

    Bibir
    Tebal: Bersifat murah hati dan senang membicarakan tentang dirinya sendiri.
    Tipis: Bila bentuk bibirnya tipis dan bulat, merupakan tanda dari kepribadian yang tertutup dan peka.
    Bibir atas tipis dan bibir bawah tebal: Menunjukkan tipe orang yang persuasif.

    Ciri Positif-Negatif Bagian Wajah

    Berikut ini adalah gambaran singkat posisi dan kualitas beberapa bagian wajah:

    1. Telinga
    - Positif: di atas garis alis mata, cuping panjang, datar dengan permukaan kepala, "pintu" lebar.
    - Negatif: cuping kecil, condong menghadap ke depan. "pintu" sempit.

    2. Alis mata
    - Positif: gelap, tebal, panjang, halus, bentuknya bagus, tinggi di atas mata.
    - Negatif: jarang, tipis, pucat, pendek, bentuknya tidak bagus, dekat dengan mata.

    3. Hidung
    - Positif: tinggi, tulang lurus, besar, ujung bulat, sayap tebal dan penuh, lubang hidung tertutup.
    - Negatif: rendah, bengkok, tulang melengkung seperti pancing, ujung lancip atau menengadah, sayap tipis, lubang hidung terlihat.

    4. Mulut
    - Positif: berwarna merah muda, tebal, bentuknya persegi lebar, secara simetris seimbang, bibir terkatup.
    - Negatif: berwarna putih atau gelap, tipis, bentuknya kecil, secara simetris tidak seimbang, bibir terbuka.

    5. Dagu
    - Positif: penuh, tebal, panjang, dan lebar.
    - Negatif: tipis, pendek, lancip, atau tertarik ke belakang, tertekan atau pecah.

    6. Mata
    - Positif: berukuran besar, lebar, bola mata hitam dengan putih mata warna perak.
    - Negatif: kecil, jarak antarmata dekat, bola mata kecil dan putih mata tanpa warna/pucat.
    divine-music.info
    divine-music.info

    divine-music.info